-->

 


Iklan 4

Yayasan Sapa dan Mitra Gandeng Wartawan Gelar Workshop Media, Dorong Kampanye HKSR, Keadilan Gender di Indramayu

SINYAL PENA
Rabu, Maret 12, 2025, Maret 12, 2025 WIB Last Updated 2025-03-12T10:14:24Z

 


Indramayu,Sinyalpena.com – Yayasan Sapa, bekerja sama dengan Yayasan Gemilang Sehat Indonesia dan yayasan selendang puan darma ayu, menggelar "Workshop Media: Mengkampanyekan isu Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) dan Keadilan Gender di Kabupaten Indramayu". Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman jurnalis dan membangun kolaborasi dalam mengkampanyekan isu-isu penting tersebut di wilayah Indramayu.


Workshop ini dilaksanakan di aula hotel grand trisula pada Rabu, 12 Maret 2025, pukul 12.30 hingga 17.00 WIB.


Kegiatan ini menargetkan keterlibatan 15 jurnalis lokal untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai HKSR dan keadilan gender.


Latar belakang kegiatan ini didasari oleh hasil pemetaan Yayasan Sapa pada tahun 2021 yang menunjukkan bahwa meskipun 62,6% orang muda di Indramayu mengetahui tentang HKSR, pemahaman komprehensif mengenai dampaknya masih minim dan seringkali diwarnai stigma negatif. Survei tersebut juga mengungkapkan bahwa 40,4% orang muda menganggap pengetahuan HKSR bertentangan dengan nilai norma, agama, sosial, dan budaya.


"Pentingnya hak kesehatan seksual dan reproduksi tidak dapat diabaikan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat, terutama orang muda," ujar Enis ketua yayasan selendang puan darma ayu. "Namun, kesadaran yang rendah dan stigma sosial yang melekat pada isu-isu ini menjadikan akses terhadap informasi dan layanan yang memadai sebagai tantangan besar."


Yayasan Sapa, melalui program Right Here Right Now (RHRN) dengan dukungan dari Yayasan Gemilang Sehat Indonesia (YGSI), dan yayasan selendang puan darma ayu telah mengembangkan Pusat Layanan Komunitas (PLK) di empat wilayah, yaitu Desa Tugu, Desa Kenanga, Universitas Wiralodra, dan Politeknik Indramayu. 


PLK ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas orang muda dalam memperkuat isu HKSR.


"Pengorganisasian Pusat Layanan Komunitas (PLK) menjadi bagian penting dari inisiatif ini. PLK bertujuan untuk menyediakan akses yang lebih mudah dan terjangkau bagi orang muda dalam memperoleh layanan kesehatan reproduksi," tambahnya.


Kegiatan workshop ini diharapkan dapat menghasilkan keluaran berupa:

 * Terlibatnya 15 jurnalis dalam kegiatan workshop.

 * Tersampaikannya situasi HKSR dan keadilan gender di Kabupaten Indramayu kepada 15 jurnalis.

 * Tersusunnya rencana tindak lanjut bersama 15 jurnalis untuk mengkampanyekan isu HKSR dan keadilan gender di Indramayu.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para jurnalis dapat menjadi agen perubahan dalam menyebarkan informasi yang benar dan membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya HKSR dan keadilan gender di Kabupaten Indramayu.

(Agus Karmat)

Komentar

Tampilkan

Terkini