Indramayu,Sinyalpena.com – Malam puncak Bulan Ramadan selalu diwarnai dengan tradisi unik dan penuh makna.
Malam pati geni (Malam Puncak Ramadhan-red) Desa Majasih Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu. Lepas obrog sekaligus memberikan piagam untuk obrog-obrog lain nya.
Tradisi ini masih dilestarikan hingga kini pasalnya. Para seni obrog bukan sekadar cara membangunkan warga sahur, tetapi juga sebuah pertunjukan seni yang meriah, sarat nilai kebersamaan, dan kearifan lokal.
Adapun nama nama para grup obrog yang dapat piagam diantaranya. Obrog kurang bahagia Majasih
Obrog Jondol Mleot Majasih
Obrog Team Karwek Majasih
Obrog kampung Tengah Majasih
Obrog bocah Rued Majasih
Obrog Bocah Pemalas Majasih
Obrog Ilusi Majasari
Obrog Biang Kerok Majasari
Obrog Kurang Enak Majasari
Obrog Bocah Nyrimped Majasih dan Obrog Ugel Ugel Dari seluruh lembaga desa majasih
Kepala Desa Majasih Tati Sunarti S.Pd.i, memberikan ucapan trima kasih kepada seluruh masyarakat desa majasih yang sudah mendukung dan partisipasi mengikuti Kegiatan Seni Obrog ini,
"Malam puncak Pati Geni ini Setiap pimpinan Obrog masing masing bisa menjaga keamanan dan saling kondusif,"ujarnya
Semoga di tahun depan kami pemerintah majasih akan terus Selalu mendukung hal hal positif di setiap kegiatan kegiatan Obrog ini.
Ia menjelaskan meskipun penghargaan piagam ini tak seberapa nilai nya, kaml berharap di setiap pimpinan Obrog dapat menerima nya.
Diketahui kegiatan pelepasan malam puncak pati geni ini di hadiri oleh Anggota Polsek, Anggota Danramil1607/Sliyeg, Pol PP kecamatan sliyeg, dan seluruh masyarakat Desa majasih.
(Ramadan)